CRP Adalah suatu protein fase akut yang diproduksi oleh hati sebagai respon adanya infeksi, inflamasi atau kerusakan jaringan. Inflamasi merupakan proses dimana tubuh memberikan respon terhadap injury .
Jumlah CRP akan meningkat tajam beberapa saat setelah terjadinya inflamasi dan selama proses inflamasi sistemik berlangsung. Sehingga pemeriksaan CRP kuantitatif dapat dijadikan petanda untuk mendeteksi adanya inflamasi/infeksi akut. Saat ini telah tersedia pemeriksaan High Sensitive CRP (Hs-CRP) yaitu pemeriksaan untuk mengukur kadar CRP yang lebih sensitif dan akurat dengan menggunakan metoda LTIA (Latex Turbidimetry Immunoassay), dengan rangeĀ pengukuran : 0.3 – 300 mg/L. Berdasarkan penelitian, pemeriksaan Hs-CRP dapat mendeteksi adanya inflamasi lebih cepat dibandingkan pemeriksaan Laju Endap Darah (LED). Terutama pada pasien anak-anak yang sulit untuk mendapatkan jumlah sampel darah yang cukup untuk pemeriksaan LED.
Referensi:
* SP Ballou and I. Kushner. C-Reactive Protein the Acute Phase Response . 1999.
* Thomas Ng. Erythrocyte sedimentation rate & CRP on Clinical Practice. British Journal Hosp Medicine. 1997.
Keuntungan Pemeriksaan Menggunakan Hs-CRP
* Hasil pemeriksaan Hs-CRP jauh lebih akurat dan cepat
* Dengan range pengukuran yang luas, pemeriksaan Hs-CRP sangat baik dan penting untuk:
o mendeteksi Inflamasi/infeksi akut secara cepat (6-7 jam setelah inflamasi)
o Hs-CRP meningkat tajam saat terjadi inflamasi dan menurun jika terjadi perbaikan sedang LEDnaik kadarnya setelah 14 hari dan menurun secara lambat sesuai dengan waktu paruhnya.
* Pemeriksaan Hs-CRP dapat memonitor kondisi infeksi pasien dan menilai efikasi terapi antibiotika.
* Pemeriksaan Hs-CRP terstandarisasi dengan baik dan dapat dikerjakan pada alat automated analyzer .
Tags: CRP Kuantitatif, laboratorium klinik, Medical Check Up, Pemeriksaan